Kamis, 25 Desember 2014

Cat Rambut L'oreal Exellence Creme



Ini kali pertama kami mencoba L'Oreal Excellence Creme, biasanya, menggunakan cat rambut dari kompetitor brand ini. Kalau lihat di rak-rak pajang, dua produk ini pasti diletakkan bersebalahan, deh..

Dari segi kemasan, produk ini sebetulnya punya aplikator-aplikator yang lebih lengkap dibanding yang lain, misalnya, sarung tangan plastik sudah tersedia, sisir pun disediakan di dalam kemasan, jadi, kita tidak usah repot-repot beli sisir dan kuas khusus untuk cat rambut lagi. Tapi, menurut saya, aplikator ini justru susah untuk dipakai. Dipakaikan saja susah, apalagi kalau mau pakai sendiri..
Jadi selama pemakaian, saya buka tutup botolnya, dan pakai kuas khusus, karena krim jadi lebih cepat merata.

Dari jumlah isi, kira-kira, sama saja dengan merk lain, sama-sama banyak, jadi cukup untuk rambut yang panjang.

Saya memakaikan produk ini untuk menutupi uban di rambut ibu saya. Seperti di gambar berikut.

Ini rambutnya sebelum menggunakan cat.

Ini hasilnya.

Bicara soal hasil, tidak memuaskan ya. Kelihatan kan, hasilnya tidak jauh berbeda, cuma jadi ada sedikit warna kecokelatan saja. Uban tidak tertutup dengan baik, apalagi rambut yang masih hitam. Padahal, cat sudah didiamkan selama lebih dari satu jam (di kemasan hanya ditulis sekitar 15 menit). Mau didiamkan lebih lama lagi, malah khawatir dengan efek sampingnya. Mengecewakan? Sudah tentu, karena harga untuk mendapatkan cat ini, seharga lebih dari Rp 100.000 atau 3x lipat dari produk kompetitornya.


rate **

Sabtu, 18 Oktober 2014

Rosken Skin Repair Feet & Heel Balm

                                        

Ada varian lain dari Rosken, yaitu Rosken Skin Repair Feet & Heel Balm. Fungsinya untuk mengatasi kulit telapan kaki (tumit) yang pecah-pecah, dengan cara mengelupas kulit mati dan melembabkannya.

Berikut info yang ada pada kemasan:
  1. Hasil akan mulai terlihat setelah pemakaian 3 hari.
  2. Mampu menutrisi, mengatasi dan melindungi kulit kering, keras dan retak-retak yang parah.
  3. Diperkaya dengan urea, vitamin E, dimethicone (fungsinya melapisi kulit dengan pelindung agar kelembaban tidak hilang), peppermint oil dan allantoin.
  4. Juga bisa dipakai untuk melembabkan kulit sekitar lutut.
Hasilnya? Setelah penggunaan selama sekitar seminggu, dibantu dengan rutin membersihkan kulit kering di telapak kaki tadi, retakan pada kulit sudah berkurang. Perkembangannya jauh lebih cepat dibanding dengan menggunakan krim kaki biasa (yang banyak tersedia di mini atau supermarket), yang biasanya harus menggunakan berbotol-botol dulu baru menunjukkan hasil.

Saya juga sangat bermasalah dengan detergen, misalnya, kulit telapak tangan saya sangat tidak tahan dengan sabun cuci piring. Tidak cuma jadi kering, tapi kulit bakal mengelupas dan bisa ditarik. Setelah pakai krim ini kira-kira 2-3x sehari selama 2 hari, kulit yang mengelupas tadi, sudah kembali baik.

Memang, dari harga, kesannya membeli produk ini rasanya mahal, yaitu RM 20-22 untuk 50g. Tapi, baru menggunakan 1 botol saja, hasilnya sudah bagus, kok. Kalau pakai krim biasa, biayanya kalau dihitung-hitung, ya tidak jauh berbeda karena butuh lebih banyak.

Jadi, kalau ada yang berkunjung ke Malaysia, jangan lupa beli produk ini ya.



rate  *****

Sabtu, 11 Oktober 2014

Rosken Skin Repair Dry Skin Cream


Rosken Skin Repair Dry Skin Cream, krim yang satu ini memiliki slogan 'ahlinya kulit kering'. Krim ini memang diformulasikan khusus untuk mengatasi kulit kering hingga ekstra kering. Pada cup krim asal Australia ini, mengatakan bahwa produk ini telah teruji secara klinis mampu mengatasi kulit kering. Apa saja kelebihan lainnya?

  1. Selain mengatasi kulit kering, juga bisa membantu memperbaiki kondisi kulit yang rusak.
  2. Mulai menunjukkan perbaikan pada kulit mulai dari pemakaian pertama.
  3. Menggandakan tingkat kelembaban kulit dalam waktu pemakaian 4 hari saja.
  4. Bisa mengencangkan kembali elastisitas kulit.
  5. Menciptakan 'lapisan pelindung' pada kulit untuk mencegah hilangnya kelembaban .
  6. Diperkaya dengan olive oil.
Krim ini 'all in one', alias bisa dipakai untuk di seluruh tubuh, termasuk untuk di muka. Saran pemakaiannya adalah pagi dan malam (setelah mandi).

Itu, kan, janji yang tertera pada kemasan, nah, seperti apa hasil realnya? Saya sudah menggunakan krim ini selama 4 hari, sekali sehari (malam ketika mau tidur) dengan kondisi kulit tangan kering dan ekstra kering di sekitar kaki. Memang, kulit badan & tangan saya jadi jauh lebih halus dan lembab tapi pada area kaki, belum selembab di tangan walaupun sudah semakin lembab. Saya juga pakai di muka. Selain jadi halus, jerawat juga jadi cepat kering (isi jerawat jadi mudah untuk dikeluarkan) dan bekasnya mengelupas dengan baik.

Untuk aroma, bisa dibilang tidak menyengat, tidak wangi, cenderung ada aroma obat. Justru, katanya yang aromanya terlalu harum, malah tidak baik di kulit karena banyak menggunakan bahan kimia tambahan.
Yang paling saya sukai, krim ini aman untuk kulit saya yang alergi terhadap bahan kimia yang biasanya banyak di dalam produk kecantikan.

Apa kelemahannya?
Krim berada dalam cup, karena dipakai bersama, jadi untuk mengambilnya menggunakan spatula (saya biasa pakai sendok), hal ini baik untuk menghindari masuknya kotoran atau kuman ke dalam lotion. Krimnya agak cair, jadi kalau kemasan sedang dibuka, rentan tumpah.

Produk ini saya beli di Malaysia, dengan harga sekitar RM 30 per cup. Kalau sedang beruntung, bisa dapat dengan harga yang sedang diskon. Tapi sekarang, produk ini sudah masuk ke Indonesia, ada di Century atau di Guardian. Harganya sekitar Rp 125.000.

Di Foodhall, ada juga produk yang mirip, sama-sama buatan Australia, kemasannya juga mirip, harganya sekitar Rp 180.000.



rate ****

Sabtu, 04 Oktober 2014

Contoh Bahan Alami pada Sabun (Part 2)




Sudah sepuluh macam contoh bahan alami yang bisa dipakai pada sabun yang kita bahas di artikel sebelumnya, berikut adalah beberapa contoh lainnya.
  1. Madu murni.
    Bermanfaat sebagai anti peradangan, melembutkan kulit, anti mikroba, menutrisi dan anti oksidan.
  2. Jojoba Oil.
    Bisa membantu mencegah penuaan dini, menghaluskan kulit (juga rambut), anti bakteri, anti oksidan (sangat tinggi) dan meredakan jerawat. Hebatnya, meskipun berbentuk minyak, jojoba oil tidak menyumbat pori-pori sehingga tidak menimbulkan komedo. 
  3. Oats.
    Menu sarapan kita ini nyatanya bisa menyejukkan kulit dan melembabkan. Oat juga bisa mengatasi gangguan pada kulit, seperti mengobati ruam, gatal, bekas gigitan dan iritasi. Masih ada lagi, oat bisa dijadikan masker yang bisa membantu membuang sel-sel kulit mati. 
  4. Olive Oil.
    Bahan yang satu ini sudah sangat terkenal khasiatnya, bahkan sudah digunakan selama berabad-abad lamanya. Minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh dan vitamin E dan anti oksidan yang selain bisa melembabkan kulit, melindungi juga melawan penuaan. 
  5. Sea Salt.
    Garam laut ternyata mengandung 84 elemen and mineral yang amat baik bagi kesehatan (catat ya, hanya jika digunakan atau dikonsumsi sewajarnya). Garam bisa membantu mengobati berbagai gangguan kesehatan kulit seperti psoriasis, eksem dan jerawat.
  6. Shea Butter.
    Bahan yang berasal dari Afrika ini berfungsi untuk melembabkan kulit dan meredakan luka bakar akibat matahari. 
  7. Sunflower.
    Bunga yang satu ini juga sudah umum dipakai dalam kosmetik. Seperti beberapa jenis minyak lainnya, ekstrak bunga ini memiliki kandungan vitamin E, yang juga bisa mengatasi luka bakar dan memar. Bunga matahari bisa melembabkan kulit dan membantu mengelupas sel-sel kulit mati.
  8. Vitamin E.
    Juga mengandung anti oksidan yang bisa membantu memperlambat terbentuknya kerutan. Vitamin E mampu melembabkan kulit, melindungi dari sinar matahari dan mencegah timbulnya bekas luka. 
Tentunya, masih banyak lagi manfaat dari bahan-bahan yang tertera dalam artikel ini dan masih banyak lagi contoh bahan alami yang biasa digunakan dalam sabun, saya hanya ambil yang umum kita temui di sini saja.

Semoga informasi bermanfaat ya..


image: sheknows

Sabtu, 27 September 2014

Contoh Bahan Alami Pada Sabun (Part 1)



Pada artikel sebelumnya, saya pernah membahas tentang seperti apa, sih, ciri-ciri sabun yang berbahan dasar alami. Nah, sekarang saya akan memberi sedikit ulasan mengenai contoh bahan alami yang biasanya digunakan pada sabun dan apa saja manfaatnya.


  1. Activated Charcoal.
    Bermanfaat untuk mengangkat kotoran pada kulit dan kandungan anti bakteri di dalamnya juga mampu meringankan gejala infeksi.
  2. Aloe Vera.
    Atau lidah buaya. Tanaman ini juga disebut-sebut sebagai 'tanaman ajaib'. Fungsinya adalah menyejukkan, antibakteri, menyembuhkan iritasi, luka bakar, mempercepat pertumbuhan sel-sel kulit baru, melembabkan, melawan efek penuaan dan melindungi kulit dari bahaya sinar matahari.
  3. Beeswax.
    Disebut juga dengan lilin lebah, memiliki manfaat penyembuhan bagi kulit yang memiliki gangguan. Bahan baku ini sangat mahal.
  4. Castor Oil.
    Amat terkenal dengan manfaatnya yang bisa melembutkan dan melembabkan kulit. Bisa juga dipakai untuk rambut.
  5. Cinnamon.
    Kayu manis bermanfaat untuk menstimulasi, mengencangkan kulit dan sebagai antiseptik. 
  6. Cocoa Butter.
    Adalah lemak yang terkandung di dalam biji buah cokelat. Selain bermanfaat menyejukkan kulit, juga bisa mengobati bibir dan kulit yang pecah-pecah (kering), iritasi, menghilangkan kerutan dan stretch mark.
  7. Coconut Oil.
    Sama seperti castor oil, coconut oil juga bermanfaat untuk melembutkan kulit dan rambut. Minyak kelapa juga bisa membantu mengatasi gangguan kulit. Sayangnya, banyak yang tidak suka dengan aromanya yang cukup menyengat. Kamu bisa membeli minyak kelapa asli di pasar-pasar tradisional, harganya terjangkau. 
  8. Coffee.
    Ternyata kopi tidak hanya lezat untuk dinikmati sebagai minuman, tapi juga kaya manfaat bagi kulit dan kecantikan. Jenis Arabica misalnya, bisa membantu melawan radikal bebas yang bisa menyebabkan penuaan dini (punya efek mengencangkan) dan gangguan kesehatan kulitnya. Kopi juga mampu melawan bau badan, melindungi kulit dari bahaya sinar matahari dan mencegah timbulnya selulit.
  9. Cucumber.
    Timun berfungsi untuk menyejukkan kulit, mengatasi iritasi, flek pada kulit, perih akibat sinar matahari dan mengatasi kerutan.
    Timun sering digunakan langsung, misalnya diiris dan ditempelkan ke kulit atau di blender lebih dulu.
  10. Green Tea.
    Teh hijau memiliki kandungan polyphenols yang berisikan antioksidan yang sangat kuat untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Selain itu, juga bermanfaat untuk memerangi bakteri, meredakan iritasi dan menghilangkan jerawat.
Tunggu artikel selanjutnya, untuk mengetahui contoh-contoh lain bahan alami yang bisa kamu temukan di perlengkapan mandimu.


image: wisegeek.com

Sabtu, 20 September 2014

Manfaat Serat bagi Kesehatan



'Makan buah dan sayur yang banyak, supaya kebutuhan serat kita terpenuhi', kalimat itu sering kali kita dengar dari dokter, ketika mengingatkan kita supaya tetap sehat. Yuk, pelajari tentang serat lebih lanjut lagi.

Serat atau fiber, terbagi dalam dua jenis:
  • Serat larut (dalam air).
    Biasanya ditemukan pada oat, kacang-kacangan, jeruk, apel dan wortel. Jenis serat ini, bisa membantu menurunkan kadar gula dalam darah dan menurunkan kolesterol.
  • Serat tidak larut.
    Intinya, jenis serat ini yang bisa membantu kerja sistem pencernaan kita (melancarkan BAB) & memperbaikinya. Serat jenis ini banyak terkandung di dalam sayuran, diantaranya kembang kol, kacang ijo, kentang, kacang-kacangan dan gandum.
Secara garis besar, serat berfungsi untuk mencegah atau mengurangi sembelit, menjaga berat badan dan mengurangi risiko kita mengalami penyakit seperti diabetes dan sakit jantung.

Berikut informasi lebih detail tentang manfaat serat:
  1. Melancarkan dan memperbaiki fungsi pencernaan.
    Kalau kamu susah BAB atau kotoranmu cair, serat akan membantu mengatasinya. Dengan begini, tidak ada lagi, deh, kotoran yang 'menumpuk' di perut.. Serat juga menyehatkan usus dan mengurangi risiko kamu mengalami wasir, bahkan mengurangi risiko terbentuknya kanker usus.
  2. Mencegah kolesterol tinggi.
    Serat mampu menurunkan kadar kolesterol jahat, menurunkan tekanan darah dan mengatasi peradangan.
  3. Menjaga kadar gula darah.
    Terutama serat larut, bisa memperlambat penyerapan gula pada tubuh. Dengan cukup serat, kamu bisa terhindar dari penyakit diabetes tipe 2 (biasanya disebabkan oleh berat badan berlebih).
  4. Menjaga berat badan.
    Caranya? Dibutuhkan ekstra waktu untuk mengunyah serat, yang bisa mengirim sinyal pada tubuh, seakan-akan kita sudah kenyang, jadi kita tidak akan makan berlebihan. Di sisi lain, serat juga mampu menahan rasa lapar lebih lama dan kandungan kalori di dalamnya lebih sedikit dari makanan lainnya.
Mengenai jumlah, tiap orang mungkin memiliki kebutuhan serat yang berbeda. Sedangkan mengenai sumber, sebaiknya buah-buahan dimakan langsung (buah kalengan misalnya, seratnya sudah ada yang terbuang akibat proses pengolahan), membuang kulit buah & sayuran (seperti apel) juga akan mengurangi kadar seratnya. Pada beberapa kondisi, seseorang mungkin saja membutuhkan suplemen serat tambahan.

Semoga bermanfaat.



image: wisegeek

Jumat, 19 September 2014

Kulit Cantik Berkat Makanan Sehat



Kebanyak orang, terutama wanita, terlalu sibuk dengan setumpuk peralatan dandannya untuk tampil cantik. Padahal, kesehatan 'tempat'mu memoles make up itulah yang seharusnya kamu dahulukan. Ya, kulit wajah kamu. Dengan kulit yang sudah memukau, kita sudah bisa tampil cantik, tanpa dandanan tebal yang bagaikan topeng.

Kecantikan ini bisa kamu dapat dengan menerapkan pola makan sehat. Selain menjaga kebugaran, menjaga berat badan tubuh, kulit pun ikut terurus. Berikut contoh makanan yang bisa meningkatkan kecantikan kulitmu.
  • Selenium.
    Zat ini bisa membantu memerangi radikal bebas, yang bisa menyebabkan kulit menjadi kering, berkeriput bahkan merusak jaringan kulit. Di mana bisa kamu temukan zat ini? Jamur kancing, udang, ikan tuna, salmon, kerang, daging sapi (yang sudah dimasak dengan baik), kepiting.
  • Antioksidan.
    Siapa yang tak kenal akan khasiatnya? Juga untuk melawan radikal bebas, kamu harus banyak mengonsumsi buah-buahan, seperti keluarga berry (strawberry, raspberry, blackberry, blueberry), tomat, ubi merah dan bayam.
  • Air.
    Selain turut melembabkan kulit, air bisa membantu menyebarkan nutrisi ke seluruh tubuh dan membuang racun. Seperti yang sudah kita ketahui, kita wajib minum sebanyak 8 gelas sehari. Air yang ada pada buah (sayuran) dan makanan (misalnya sup), juga dihitung, kok..
  • CoQ10.
    Ada yang tahu ini apa? Ini adalah salah satu antioksidan yang diproduksi oleh tubuh, fungsinya untuk menjaga sel-sel tubuh agar berfungsi dengan baik dan membuatmu terus berenergi. Sayangnya, semakin tubuh kita menua, semakin sedikit pula produksinya. Maksimalkan pembentukan CoQ10 ini dengan banyak makan ikan tuna, salmon, hati, unggas dan gandum utuh.
  • Vitamin A.
    Vitamin ini dikenal banyak khasiatnya untuk mengatasi beberapa gangguan pada kesehatan kulit, misalnya, mengurangi bintik hitam, mengatasi kulit kering, jerawat dan kerutan. Vitamin A banyak terkandung di dalam wortel, sayuran hijau, telur, susu dan cantaloupe (melon yang berwarna oranye).
  • Vitamin C.
    Vitamin C membantu melindungi kulit dari bahaya sinar matahari yang bisa merusak elastisitasnya. Sumber vitamin C diantaranya adalah jeruk, pepaya, brokoli, kiwi dan paprika merah.
  • Vitamin E.
    Lagi, antioksidan pada vitamin ini bisa membantu mengurangi kerusakan yang bisa ditimbulkan oleh sinar matahari dan mampu mengurangi peradangan pada kulit. Cari di mana? Kacang-kacangan, zaitun, asparagus dan bayam.
  • Lemak sehat.
    Ternyata, lemak tidak selalu jahat, kan? Lemak (sehat) alami bisa membantu menjaga kelembaban kulit. Contohnya Omega-3 dan Omega-6 yang ada pada ikan salmon, tuna, sardin dan minyak canola.